Friday, November 19, 2010

Seminar Edukasi Sunergy


Yuhuu ericovamili, Eric mewakili Toko Kaca Dua Jaya Sidoarjo nih mengikuti seminar Sunergy. Kesempatan besar dan langka kami dari Toko Kaca Dua Jaya Sidoarjo yang telah terpercaya oleh masyarakat dalam melayani penjualan kaca Asahimas di sidoarjo dipilih sebagai perwakilan di seminar ini.

Seminar ini dilatarbelakangi oleh suhu bumi meningkat sangat signifikan dan para pelaku yang tidak bertanggung jawab melakukan tindakan yang bertentangan dengan alam. 

Di seminar ini juga ada IAI (Ikatan Arsitektur Indonesia). Seminar ini juga product launching Sunergy dari Asahimas produk kaca terbaik dan terbesar di Indonesia yang mendedikasikan pada masyarakat yang mana pada tren kaca di masa depan. Produk terbaru asahimas yakni Sunergy, Solution for Green Building Design.


Acara yang dihelat 18 November 2010 di Grand Ballroom Sheraton Hotel yang beralamat di Jl. Embong Malang 25-31 Surabaya ini ramai dipadati oleh pebisnis kaca, IAI, dan undangan-undangan lainnya.

Pembicara :
+ Ir. Rana Yusuf Nasir (Core Founding Member GBCI)
 
+ Ir.Gunawan, MT, IAI (Wakil dari IAI daerah Jatim)
+ Ir M.Amien (Sales and Marketing Centre Manager PT Asahimas Flat Glass, tbk)

 

Point Penting Sesi Ir. Gunawan (Materi : cerobong gotong royong)
 

Latar belakang :
+Luas lahan makin mengecil setiap dekade
+Sulit dan tidak lazimnya pemasangan ventilator pada bumbungan atap yang beratap genteng
+Dalam waktu 5 tahun banyak yang telah menutup lahan bagian belakang

Faktor mempengaruhi tropis lembab ( tropical humidity) :
+faktor suhu udara (temperatur)
+kelembapan udara
+pengarah udara ( angin)

Jadi adanya vegetasi atau tanaman dari inlet atau outlet perlu.

Simpulan :
+ CGR merupakan solusi problem rumah pasca tertutupnya lahan bagian belakang
+ Inovasi CGR cocok pada latar belakang sosial kebersamaan
+ Masih perlu dilakukan pengembangan dan penyempurnaan
  • CGR ini msh blom diproduksi
  • Bahan bisa dari plat baja galvanus, di cetak dari PVC pun juga bisa. Dalam nya diberi pemantul cahaya. Dengan adanya lensa negatif yang menyera cahaya yang bersifat difusi.
  • Lensa negatif bisa juga dengan lensa cekung yang mendifusi cahaya, jangan lensa cembung yang bersifat membakar jika kena matahari.
  • CGR ini bisa menjadi solusi 4 rumah dengan 1 cerobong asap atau dapat disesuaikan dengan kesepak
  • CGR ini juga memiliki efek negatif seperti suara, kalau ada yang bersuara gaduh bisa mengganggu rumah lain.

Point Penting Sesi Ir Rana Yusuf Nasir
    Kenapa harus green ? :
    +polutan udara 5x
    +sampah menyumbang 40%
    +konsumsi 40% dari gas
    +penggunaan bangunan 12%
    +penggunaan sumber daya 1/3 dari resource dunia

    Tren bangunan :
    + tradisional - middle age - modern atau unik - green building - net zero energy

    Tujuan green building :
    • mengurangi penggunaan sumber daya alam : energi, water, material
    • dampak lingkungan (sampah dan menggunakan lahan dengan bijak)
    • meningkatkan kesehatan dalam rumah dan yaman (mengurangi SBS Sick Building Sindrom (penyakit ketika masuk ruangan gedung maka bisa mengakibatkan sakit, studi kasus di supermarket di Jakarta) dan meningkatkan produktivitas)
    Dalam design :
    • performa bangunan
    • kesuksesan dari kenyamanan bangunan
    Mulailah dengan passive design seperti kurangi AC,dan memanfaatkan sinar matahari alami.
    Jenis kaca yang bagus mengurangi gelombang infrared namun meneruskan gelombang cahaya.

    Pengaruh OTTV:

    1. konduksi panas dari tembok
    2. konduksi panas dari kaca
    3. radiasi panas dari kaca
    • Greenship profesional building, akan membantu proyek green building, tiap 2 minggu ada 2 building yang minta disertifikasi bangunannya.
    Konsep Green Building :
    + perusahaan (mindset, behavior, cara hidup, culture, paradigma)
    + tidak haya tren
    + tidak hanya teknologi


    • Masalah gedung harus hemat energi.
    • arsitek memberikan impact dan peranan penting pada bangunan yang mana akan berpengaruh pada operating cost
    • Sertifikasi Greenship akan diberikan pada saat setelah bagunan selesai, pada GBC Indonesia (Green Building Certification)
    Dalam teknologi ada orang2 sebagai berikut :
    • Motivator : mengambil resiko fiancial untuk megembagkan teknologi
    • Fast Follower : menunggu hasil dari motivator
    • Early Majority : tidak mau ikut sampai fast follower bayak yang megadopsi  

    Point Penting Sesi Ir. Amien
    • Produk kaca Asahimas terbaru yaitu sunergy (baca sanerji) untuk kaca green building.
    • Tahun 70-80, orang masih menggunakan kaca polos,jadi kalau silau menggunakan curtain atau korden untuk menutupi cahaya, kita bisa melihat orang sedang bekerja
    • Tahun 80-90an mulai orang-orang menggunakan aspek kaca yang menyerap panas seperti dark grey, dark blue, green
    • Tahun 90 mulailah masa kaca reflective, one way di produk Asahi dikenal dengan stopsol
    • Dengan masa ini masyarakat menginginkan suasana baguna yag sangat estetik, elegan dan eksotis.
    • Jaman dulu tidak memperdulikan panas konduktvitas sehingga terjadi aspek glare atau silau
    • Sekarang jaman menuntut kepada kaca natural.
    • Emittance adalah kemampuan absorb dan memperlambat energi radiasi tapi tidak mencegah energi yang masuk.
    Mengapa evolusi coating kaca penting ?
    -mecari kaca reflective yang dapat dijual di kondisi dingin atau panas (tergantung kebutuhan)
    -aspek saving energy dan listrik

    Solar Radiation :
    + Gelombang Pendek
    + Gelombang Panjang
    • Solar Factor yaitu energi matahari yang masuk melalui kaca baik langsung maupung tidak langsung.
    • U Value adalah kondisi panas yang masuk melalui kaca akibat perbedaan temperatur.
    • Rumus dari UValue = (Heat Grown / Perbedaan temperatur) (W/m2.K)
    • Panas yang masuk melalui kaca + Radiasi Panas (IR-Infrared) atau Perbedaan U Value = Relative Heat Gain
    • Low E adalah Low Emitticity
    • Kaca Asahimas yang memiliki Solar factor seperti kaca Panasap (Tinted Glass) > Stopsol (Reflective Glass) > Solar CoatedLow E Glass (Sunergy)
    Sunergy dibagi menjadi 2 yaitu :
    1. Pure Low E (Kaca biasa dugunakan di daerah dingin)
    2. Solar Control Low E (cocok untuk negara tropis)
    • Keuntungan dari Sunergy adalah reflektif, nilai estetik, gampang di proses lebih lanjut seperti temperd atau di laminated
    • Dengan Sunergy dapat di modifikasi dengan teknik Double Glazing dengan menempatkan [sunergy][air space][clear glass].
    • Owner tidak menyadari bahwa dalam bangunan rumah, komponen kaca hanya 5-6% saja dalam rumah oleh karena itu jika ingin memilii bangunan green building dapat berinvestasi di kaca jenis sunergy.
    Cara optimal untuk menempatkan Solar E
    • Banyak sekali negara yang sudah menggunakan sunergy untuk green buildingnya.
    • Sunergy diproduksi sudah dari akhir tahun lalu. Ketebalan kaca yang masih umum untuk sunergy dalam pasaran hanya 6mm dan 8mm. Namun sebenarnya ada 3,4,5,6 dan 8mm untuk sunergy namun kecenderungan selain 6 dan 8 di eksport ke luar negri.
    • 3mm sangat jarang di gunakan di Indonesia sedangkan ukuran 6mm dan 8mm ukuran standard yang digunakan di gedung-gedung Indonesia.
    • Di Surabaya ada 2 mtitik yang sudah menggunakan Sunergy secara penuh dalam bangunannya yakni Hotel Oval Surabaya (Stopsol dan Sunergy) dan Mall Grand City (Sunergy Clear).

    3 comments:

    sangpenjelajahmalam said...

    seminar yg menarik

    cara memperbesar alat vital said...

    kang ericova apa kabar gak pernah muncul lagi rek

    Anas said...

    mas eric sibuk terus nih.. hehehe.. Seminarnya keren euy, nambah ilmu pengetahuan juga